Backlink Gratis Berkualitas No.1 Indonesia

Wednesday, April 2, 2014

Cile Sudah Cabut Peringatan Tsunami

Ribuan warga Cile telah kembali ke rumah masing-masing, Rabu (2/4/2014), setelah menghabiskan Selasa (1/4/2014) malam di puncak-puncak perbukitan. Mereka mengungsi semalaman akibat gempa berkekuatan 8,2 skala Richter yang menewaskan enam orang, dan mengumandangkan peringatan tsunami, bahkan sampai ke Indonesia.

AFP melaporkan, pada Selasa malam waktu setempat atau Rabu pagi WIB, ribuan orang tidur beratapkan langit terbuka yang mengitari kota-kota pantai Cile. Peringatan tsunami di Cile diangkat 10 jam setelah peringatan dikeluarkan. Gempa ini terjadi pada Selasa pukul 20.46 waktu setempat atau Rabu pukul 06.46 WIB.

Aparat kepolisian dan tentara Cile berpatroli di jalanan untuk mencegah penjarahan. Gempa dan ancaman tsunami telah memunculkan kekacauan di salah satu penjara. Sebanyak 300 narapidana kabur dengan merobohkan dinding penjara di Iquique, kota terdekat dengan pusat gempa itu. Hingga Rabu petang waktu setempat, polisi menyatakan bahwa 110 narapidana sudah ditemukan kembali.

Monday, March 24, 2014

Windows XP Enam Kali Lebih Rawan dari Windows 7

Ancaman bahaya cyber yang mengintai pengguna Windows XP pasca-penghentian dukungan oleh Microsoft tampaknya memang bukan perkara main-main.

Sebelum dukungan dihentikan pun, produsen antivirus Avast mengungkapkan bahwa Windows XP sudah jauh lebih rentan diserang dibandingkan saudaranya yang lebih baru, Windows 7.

"Sistem operasi yang rawan ini bakal jadi sasaran empuk buat hacker dan bisa menjadi gerbang untuk menyerang sistem lain," tulis COO Avast Ondrej Vlcek dalam posting blog-nya, sebagaimana dikutip oleh PC World.

Obama: Amerika dan Eropa Kompak Hukum Rusia

Presiden AS Barack Obama, Senin (24/3/2014), menegaskan kembali persatuan Barat dalam menekan Rusia terkait aneksasi Crimea. Pernyataan Obama disampaikan menjelang pertemuan darurat G-8 yang salah satu agendanya adalah mencoret Rusia dari keanggotaan kelompok elite itu.

"Eropa dan Amerika bersatu mendukung pemerintah dan rakyat Ukraina. Kami bersatu dalam menerapkan sanksi terhadap Rusia karena langkahnya sejauh ini," kata Obama di hadapan para wartawan di Rijksmuseum, Amsterdam.

Dari Amsterdam, Obama kemudian bertolak menuju Den Haag untuk menghadiri KTT G-7 untuk mendiskusikan langkah-langkah yang harus diambil untuk mengakhiri ketegangan Timur-Barat terburuk sejak akhir Perang Dingin.

Di Ukraina, pemerintah negeri itu sudah memerintahkan militernya bergegas mundur dari Crimea, setelah semenanjung itu dikuasai Rusia. Aneksasi Crimea, yang menurut Rusia adalah sebuah reunifikasi, memaksa Barat mempertimbangkan hubungan mereka dengan Moskwa.

Krisis di Ukriana ini tampaknya akan mendominasi KTT di Den Haag yang seharusnya membicarakan soal keamanan nuklir dunia.

Sunday, March 23, 2014

PM Australia Yakin Misteri Malaysia Airlines Segera Terungkap

Upaya pencarian pesawat Malaysia Airlines MH370 di perairan Samudra Hindia diyakini akan segera membuahkan hasil. Perdana Menteri Australia Tony Abbott optimistis misteri hilangnya pesawat tersebut segera terungkap.

"Kita sekarang telah memperoleh sejumlah petunjuk yang sangat kuat dan hal itu meningkatkan harapan bahwa kita mungkin selangkah lagi mengungkap apa yang terjadi pada pesawat naas ini," ujar Tony Abbott dalam konferensi pers di Port Moresby, Papua Niugini, Minggu (23/3/2014) pagi tadi.

Sebelumnya, pada Kamis (20/3/2014) lalu, Australia mengumumkan citra satelit yang memotret dua obyek sepanjang 24 meter di perairan Samudra Hindia. Dengan ukuran sepanjang itu, kuat dugaan kemungkinan puing pesawat Malaysia Airlines.

Kemudian, pada Sabtu kemarin, China juga mengumumkan citra satelit yang memotret sebuah obyek sepanjang 22 meter tidak begitu jauh dari lokasi temuan Australia.

Upaya pencarian pesawat yang melibatkan 26 negara telah ditingkatkan dengan menambah pesawat dan kapal laut untuk melakukan penyisiran. China telah mengirim dua pesawat ke Australia untuk menambah kekuatan armada pencarian.

Saat ini total terdapat delapan pesawat yang dikerahkan untuk melakukan pencarian di Samudra Hindia atau bertambah dua pesawat dibandingkan Sabtu kemarin. Pesawat P-8 Poseidon milik Angkatan Laut Amerika Serikat juga telah bergabung.

"Tentu saja, dengan lebih banyak pesawat, lebih banyak kapal, semakin besar keyakinan kita untuk menemukan benda apa yang ada di sana," ujar Abbott.

Namun, sebelum memastikan apa yang sebenarnya terjadi, hal terpenting yang harus dilakukan, menurut Abbott, adalah mengambil sampel benda tersebut.

Abbott mengatakan, tim pencari Australia telah mengidentifikasi sejumlah benda, antara lain sebuah palet kayu yang berpotensi menjadi kunci utama misteri. Palet kayu ini adalah salah satu obyek yang dibawa penumpang pesawat Malaysia Airlines.
Dugaan ini diperkuat karena adanya tim kaligrafi China yang menaiki pesawat. Abbott melanjutkan puing-puing ini berukuran relatif kecil, ditemukan dalam kondisi berdekatan di zona pencarian Australia.

Pesawat Malaysia Airlines dengan nomor penerbangan MH370 yang membawa 239 penumpang, 7 di antaranya dari Indonesia, hilang saat penerbangan Kuala Lumpur-Beijing, Sabtu (8/3/2014) dini hari sekitar 2 jam setelah tinggal landas.

Banyak spekulasi penyebab hilangnya pesawat tersebut, tetapi dugaan terakhir pesawat kemungkinan dikuasai orang yang berpengalaman di bidang penerbangan sehingga mematikan transponder dan mengarahkan pesawat ke tujuan lain di sekitar Samudra Hindia. Dugaan tersebut berdasarkan data sinyal yang diterima satelit beberapa jam setelah pesawat hilang dari radar.

Saturday, March 22, 2014

Inggris bersama Jerman Kembangkan Internet 5G

Perdana Menteri Inggris David Cameron mengumumkan kemitraan baru dengan Jerman untuk mengembangkan jaringan internet mobile generasi kelima (5G) yang diharapkan mampu mengunduh film berukuran besar hanya dalam waktu 1 detik.

Berbicara dalam sebuah konferensi yang dihadiri Kanselir Jerman Angela Merkel, Cameron mengatakan bahwa program ini akan dilakukan oleh King's College London dan University of Surrey dari Inggris dan university of Dresden dari Jerman.

"Negara-negara seperti Jerman dan Inggris hanya akan berhasil jika kita mendorong tanpa henti untuk ide-ide dan inovasi baru," kata Cameron, seperti dikutip dari The Australian, Senin (10/3/2014).

Cameron menyatakan Inggris punya keunggulan dalam hal perangkat lunak dan desain, sementara Jerman unggul dalam hal teknik dan industri manufaktur. Jika keduanya digabungkan dapat mengembangkan telekomunikasi internet yang hebat.

Inggris berjanji akan mengalokasikan dana 45 juta poundsterling atau sekitar Rp 850 miliar untuk dana penelitian dan pengembangan inernet mobile 5G. Ia juga percaya internet mobile akan membawa manfaat ekonomi sekitar 100 miliar poundsterling atau sekitar Rp 1.900 triliun pada tahun 2025.

"Kami berada di ambang sebuah revolusi industri baru, dan saya ingin kita (Inggris dan Jerman) untuk memimpin itu," tegas Cameron.

Friday, March 21, 2014

Kenapa Iran Membuat Tiruan Kapal Induk Milik Amerika Serikat

Iran sedang membangun tiruan (mock-up) dari sebuah kapal induk bertenaga nuklir milik Amerika Serikat (AS), lapor situs harian New York Times, Kamis (20/3/2014). Pembangun kapal tiruan yang tidak operasional, kata sejumlah pejabat AS, mungkin untuk tujuan propaganda.

Para analis intelijen tengah mempelajari sejumlah foto satelit dari instalasi militer Iran ketika kali pertama melihat kapal itu muncul dari galangan kapal Gachin, dekat Bandar Abbas, di Teluk Persia, musim panas lalu. Kapal itu memiliki bentuk dan gaya khas yang sama dengan kapal induk Nimitz milik Angkatan Laut AS, lengkap dengan nomor 68 seperti punya Nimitz, yang dicat rapi dalam warna putih di dekat haluan. Pesawat tiruan pun terlihat berada dek penerbangan.

Tiruan kapal induk itu, yang oleh sejumlah pejabat AS digambarkan lebih seperti sebuah tongkang ketimbang kapal perang, tidak punya sistem propulsi nuklir dan hanya sekitar dua pertiga dari panjang kapal induk Angkatan Laut AS yang mencapai 1.100 kaki. Para pejabat intelijen, lapor New York Times, tidak percaya bahwa Iran mampu membangun sebuah kapal induk yang sesungguhnya.

"Berdasarkan pengamatan kami, itu bukan kapal induk yang dapat beroperasi. Itu sebuah tongkang besar yang dibangun agar terlihat seperti sebuah kapal induk," kata Komodor Jason Salata, juru bicara Armada Kelima Angkatan Laut AS di Bahrain, tepat di seberang wilayah Iran di Teluk Persia, kepada New York Times. "Kami tidak yakin apa yang Iran harapkan dengan dengan membangun benda ini. Jika itu adalah bagian dari sebuah propaganda besar, untuk apa?"

Menurut laporan itu yang akan terbit juga dalam versi cetak pada Jumat ini, apa pun tujuannya, sejumlah pejabat AS mengakui pada hari Kamis bahwa mereka ingin mengungkap keberadaan kapal itu mendahului Iran sendiri.

Para analis Angkatan Laut dan Intelijen AS lainnya menduga bahwa kapal yang dijuluki sebagai "Target Barge" oleh Armada Kelima itu merupakan sesuatu yang bisa diseret Iran ke laut, diberi jangkar, dibanggakan, dan difilmkan dengan maksud propaganda. Hal ini akan terjadi jika, katakanlah, pembicaraan dengan negara-negara Barat soal program nuklir Iran tak sesuai harapan.

Iran sebelumnya telah menggunakan sejumlah tongkang sebagai sasaran tembakan rudal selama latihan, memfilmkan adegan itu, lalu menyiarkannya di televisi pemerintah, kata sejumlah pejabat Angkatan Laut AS.

"Tidak mengherankan bahwa militer Iran mungkin menggunakan berbagai taktik, termasuk taktik penipuan militer, untuk berkomunikasi secara strategis dan mungkin menunjukkan tekad mereka di wilayah tersebut," kata seorang pejabat Amerika yang mengikuti dengan saksama pembangunan mock-up kapal induk itu.

Walau Iran berusaha menyembunyikan lokasi-lokasi yang berhubungan dengan program nuklirnya, angkatan laut negara itu tidak mengambil langkah untuk bersembunyi dari intipan satelit Barat terhadap apa yang sedang bangun di galangan kapal yang sibuk itu.

Wednesday, March 19, 2014

5 Negara Yang Paling Sulit Dikunjungi

1. Pakistan
Negara pecahan India ini memiliki banyak titik wisata atraksi yang eksotis. Namun banyaknya masalah yang terjadi di dalamnya membuat liburan ke sana cukup sulit. Ada banyak kasus penculikan, serangan teroris dan keadaan yang tidak terlalu aman.

Meski sebenarnya, bagi turis Indonesia, melancong ke sana tidak sesulit turis Barat. Namun tetap saja, ketidakpastian keadaan keamanan yang ada di sana membuat liburan ke sana harus dipertimbangkan matang-matang.



2. Bhutan
Satu lagi destinasi eskotis yang sulit didatangi adalah Bhutan. Untuk melancong ke sana, Anda harus memiliki visa turis. Terdengar mudah bukan? Hanya saja, visa turis ini hanya bisa didapat dari operator tur di Bhutan atau partner internasional mereka.


3. Angola
Berhati-hati saat mengambil foto, selalu membawa fotokopi paspor dan jangan bengong saat di area terbuka jadi hal wajib yang harus dilakukan saat liburan ke Angola. Keadaan yang tidak terlalu aman juga jadi masalah utama jika ingin melancong ke sana.

Satu lagi masalah yang membahayakan semua nyawa adalah bahan peledak di lahan tambang banyak yang belum meledak. Semua traveler harus memiliki visa untuk melancong ke sana. Jika Anda liburan sendiri, dibutuhkan surat undangan dari masyarakat lokal atau organisasi lokal di sana.


4. Turkmenistan
Salah satu objek wisata yang paling terkenal di Turkmenistan adalah Door to Hell atau pintu menuju neraka. Tak heran, banyak wisatawan yang ingin melihat sendiri objek wisata tersebut.

Namun negara ini tidak memperbolehkan wisatawan liburan sendiri ke sini. Selanjutnya, semua traveler yang melancong ke sini harus didampingi oleh pemandu. Tak lupa, semua wisatawan juga harus mendapat visa turis.


5. Equatorial Guniea
Sebuah negara republik di Afrika Tengah ini bisa dibilang memiliki syarat paling sulit bagi turis yang ingin liburan ke sana. Sepertinya, memang pemerintah setempat yang tidak terlalu ingin negaranya bersahabat dengan para wisatawan.

Setiap wisatawan yang datang ke sana harus punya visa wisatawan. Selanjutnya, dibutuhkan juga izin dari pemerintah jika ingin liburan ke sana. Selain izin berwisata, ada juga izin tersendiri untuk memotret selama di sana. Nah, bagi para wanita, siap-siap menjadi pusat perhatian selama berada di negara itu. Repot bukan?